Penggunaan KB Hormonal Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara?

Hasil studi meta-analisis menujukkan bahwa penggunaan kontrasepsi oral secara statistik spesifik berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara (Baran’ska et al., 2021).
Sebuah kesimpulan dari studi meta-analisis menujukkan bahwa kontrasepsi oral tampaknya tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, penggunaan kontrasepsi oral sebelum kehamilan jangka penuh pertama atau menggunakannya lebih dari 5 tahun dapat mengubah pertumbuhan sel kanker payudara (Kanadys et al., 2021).

Risiko kanker payudara lebih tinggi didapatkan pada wanita yang saat ini atau pernah menggunakan kontrasepsi hormonal dibandingkan wanita yang tidak pernah menggunakan kontrasepsi, dan risiko ini meningkat seiring dengan durasi penggunaan kontrasepsi hormonal (Morch et al., 2017). Didapatkan peningkatan risiko kanker payudara pada wanita yang menggunakan kontrasepsi oral kombinasi. Peningkatan risiko juga diidentifikasi pada produk oral dan non-oral yang hanya mengandung levonorgestrel (White et al., 2018). Studi meta-analisis ini menujukkan bahwa tidak ada peningkatan risiko kanker payudara yang signifikan pada wanita yang pernah menggunakan kontrasepsi oral, namun penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang secara signifikan meningkatkan
risiko nya (jumlah studi terbatas) (Zhu et al., 2012).

Kesimpulan:
Penggunaan kontrasepsi hormonal terutama dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker payudara.