Operasi KGB Ketiak pada Kanker Payudara

Operasi pada kanker payudara biasanya tidak hanya melibatkan pembedahan pada payudara itu sendiri, tetapi juga pada ketiak. Mungkin pasien bertanya-tanya, mengapa ketiak turut dilibatkan dalam operasi kanker payudara? Alasannya, karena payudara memiliki aliran getah bening (aliran limfatik) mayoritas ke daerah ketiak. Aliran getah bening ini bisa “dibajak” oleh kanker payudara sebagai sarana untuk menyebar ke tempat-tempat lainnya. Oleh karena itulah area ketiak juga harus ikut dilibatkan dalam operasi kanker payudara.

Ada dua jenis operasi yang umumnya dilakukan pada kanker payudara, yaitu diseksi aksila dan sentinel lymph node biopsy (SLNB).

Diseksi Aksila

Diseksi aksila (diseksi berarti “pengangkatan”, sementara aksila
berarti “ketiak”) adalah operasi pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak sisi yang sama dengan payudara yang terdapat kanker. Untuk dikatakan memadai, jumlah kelenjar getah bening yang diangkat pada diseksi aksila minimal 10 buah. Operasi ini wajib dilakukan pada kanker payudara invasif stadium lanjut lokal atau stadium awal yang hasil SLNB-nya positif terdapat penyebaran kanker ke kelenjar getah bening ketiak.

Sentinel Lymph Node Biopsy (SLNB)

Sama dengan diseksi aksila, SLNB termasuk tindakan operasi untuk
area ketiak pada sisi payudara yang terkena kanker. Bedanya, kelenjar getah bening tidak diangkat semuanya seperti pada diseksi aksila. Prinsip SLNB adalah mencari kelenjar getah bening sentinel.
Kelenjar getah bening sentinel adalah kelenjar getah bening yang pertama menerima aliran getah bening dari kanker di payudara. Jika kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening sentinel, kelenjar getah bening lainnya tidak perlu ikut diangkat. Sebaliknya, apabila kelenjar getah bening sentinel sudah terkena
kanker payudara, operasi perlu dilanjutkan dengan diseksi aksila
(pengangkatan kelenjar getah bening ketiak yang lainnya).

SLNB diindikasikan untuk kanker invasif stadium awal atau kanker in situ yang dioperasi dengan teknik mastektomi (bukan lumpektomi). SLNB termasuk teknik operasi yang membutuhkan
kemampuan terlatih seorang dokter bedah yang bersifat personal, sehingga demi keamanan pasien, hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis bedah yang telah dilatih dan telah melalui tahapan validasi dengan jumlah pasien yang cukup dalam melakukan SLNB. SLNB saat ini dianggap tindakan standar yang wajib dilakukan untuk kanker payudara stadium awal. Dengan SLNB, tidak semua pasien kanker payudara perlu menjalani diseksi aksila sehingga terhindar dari komplikasi diseksi aksila (akan dibahas berikutnya). Jika dalam beberapa kasus dokter bedah tidak dapat menemukan kelenjar getah bening sentinel saat operasi, maka diseksi
aksila harus dilakukan.