Kemoterapi Kanker Payudara

Kemoterapi berasal dari kata “kemo” dan “terapi”. Kemo adalah padanan kata dari “ki­mia”. Jadi, kemoterapi merupakan terapi yang menggunakan zat kimia. Sebenarnya istilah kemoterapi merupakan istilah yang salah kaprah untuk menjelaskan kemoterapi sebagai obat antikanker yang diberikan sistemik, menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Melihat de­finisinya terapi yang lain seperti terapi antibiotika, terapi hormon, dan terapi target juga merupakan kemoterapi. Namun, karena istilah ini ditemukan lebih awal untuk menggambarkan pengobatan sistemik untuk kanker, maka istilah kemoterapi tetap melekat se­bagai terapi kanker.

Cara Kerja Kemoterapi

Kemoterapi bekerja dengan cara menghambat proses pem­belahan sel kanker ini. Berdasarkan ilmu biologi, pembelahan sel ini bisa dibagi menjadi beberapa fase yang dikenal dengan istilah siklus sel. Sebagai gambaran, bayangkan proses kehidupan sehari­ hari, misalnya memasak. Memasak bisa dibagi menjadi beberapa fase, mulai dari membeli bahan­bahan makanan yang akan dima­sak, menyiapkan bahan masakan tersebut, memasukkan ke dalam kuali, meletakkannya di atas kompor, hingga akhirnya bisa disaji­ kan untuk dimakan. Demikian pula untuk siklus sel, ada fase­-fase yang mendasari hingga akhirnya sel selesai membelah diri menjadi dua. Nantinya, siklus sel ini menjadi dasar dari pembagian beragam jenis kemoterapi.

Ketika bekerja, kemoterapi tidak dapat membedakan sel sehat dan sel kanker. Kemoterapi akan menarget semua sel yang mem­belah diri. Akibatnya, sel sehat turut terkena imbas kemoterapi dan ikut mati. Perbedaannya, jika sel kanker terkena kemoterapi akan mati, sel sehat yang terkena kemoterapi akan mampu memulih­kan diri setelah periode tertentu. 

Indikasi Kemoterapi

Pada kasus kanker payudara, terdapat beberapa tujuan kemo­terapi. Secara umum kemoterapi bisa diberikan untuk dua tujuan, yaitu kemoterapi adjuvan atau kemoterapi neoadjuvan. Sederha­ nanya, kemoterapi adjuvan diberikan setelah terapi utama, semen­tara kemoterapi neoadjuvan diberikan sebelum terapi utama.