Cegah Penyakit Menular?? Pahami 4 Kesalahan Mencuci Tangan

Situasi pandemik di Indonesia memang semakin membaik. Tapi, kita tetap jaga bersama momentum ini agar pandemik segera berlalu di bumi nusantara ini. Caranya? Tentu tetap menjaga protokol kesehatan, terutama cuci tangan dengan sabun. Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan perilaku sederhana, namun memiliki dampak luar biasa dalam pencegahan penyakit menular.

Dengan penularan COVID-19 terutama menyebar di antara orang-orang melalui langsung, tidak langsung (melalui benda atau permukaan yang terkontaminasi), atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi melalui sekresi mulut dan hidung, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi sangat penting. Untuk menghentikan penyebaran COVID-19, serta perilaku-perilaku lain yang sesuai dengan COVID-19, praktik cuci tangan secara berkala wajib dilakukan, setelah batuk atau bersin, saat merawat orang sakit, setelah menggunakan toilet, sebelum makan, saat menyiapkan makanan dan setelah menangani hewan atau kotoran hewan. Mencuci tangan setelah menyentuh permukaan umum seperti gagang pintu atau pegangan, atau setelah seseorang pulang dari mengunjungi tempat umum akan membuat diri kita dan orang lain di sekitar kita tetap aman. Mencuci tangan pakai sabun terbukti mengurangi risiko penyakit diare dan pernapasan. Namun, kepatuhan mencuci tangan pada saat-saat kritis (misalnya, sebelum makan dan sesudah buang air besar) di banyak bagian dunia jauh dari ideal.

Hal yang melatar belakangi ditetapkannya Hari Mencuci Tangan Sedunia dimulai untuk mengurangi angka kematian anak dimana lebih dari 5.000 anak balita penderita diare meninggal setiap harinya diseluruh dunia sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan. Penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat dikurangin dengan melakukan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan, yang menurut penelitian dapat mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen.

washing hands with soap for prevent disease

Berikut kesalahan yang kerap dilakukan saat mencuci tangan:

Tidak rutin mencuci tangan

Setiap hari kita melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan tangan. Alhasil, risiko virus bersarang di tangan kita pun juga semakin tinggi. Ketika virus sudah mengontaminasi tangan kita, virus tersebut bisa dengan mudah berpindah ke tubuh kita melalui mulut, mata, dan hidung. Itu sebabnya, mencuci tangan adalah cara terbaik untuk mengusir virus penyebab penyakit. Setelah berada di tempat umum di mana kita mungkin menyentuh barang-barang seperti keranjang belanja, meja, atau gagang pintu setelah batuk atau bersin sebelum menyentuh wajah terutama mata, hidung, mulut sebelum dan sesudah makan makanan dan menyiapkan makanan setelah pergi ke kamar mandi setelah menyentuh hewan peliharaan sebelum dan setelah membuat atau menyiapkan makanan sebelum dan sesudah melakukan pengasuhan termasuk menggantu popok bayi, setelah membuang sampah.

Menggunakan sabun yang terlalu sedikit

Menggunakan sabun dan air mengalir adalah cara efektif untuk mencuci tangan. Sayangnya, orang seringkali menggunakan sabun yang terlalu sedikit saat mencuci tangan mereka. Sebenarnya, kita tidak perlu menggunakan sabun antibakteri untuk membasmi virus dari tangan kita. Namun, gunakan sabun dengan ukuran yang tepat agar tangan kita benar-benar besih. Jika Anda menggunakan sabun cair, gunakan sabun hingga seukuran uang koin. Lalu ratakan sabun tersebut ke seluruh tangan agar kotoran dan virus terangkat.

Tidak menggosok seluruh tangan

Usai membasahi tangan dengan air, kita harus menyapukan sabun ke seluruh bagian tangan kita, termasuk di sela-sela jari dan bawah kuku. Namun, banyak orang melewatkan hal tersebut. Itu sebabnya, sebaiknya kita mencuci tangan dengan durasi minimal 20 detik agar memastikan seluruh bagian tangan kita bersih.

Tidak mengeringkan tangan

Kuman atau virus bisa berpindah dengan mudah dari tangan yang basah. Jadi, jangan lupa mengeringkan tangan dengan handuk bersih usai mencucinya. Jika berada di tempat umum, gunakan tisu untuk mengeringkan tangan. Hindari menggunakan pengering listrik karena alat tersebut justru dapat menyebarkan kuman atau virus.

Sumber Artikel : http://www.darya-varia.com/id/read/pentingnya-mencuci-tangan-pakai-sabun-di-masa-pandemi