Apakah Konsumsi Daging Merah dan Daging Olahan Dapat Menyebabkan Kanker?

The American Institute for Cancer Research merekomendasikan konsumsi daging merah matang tidak lebih dari 18 ons (510 gram) dalam seminggu, akan lebih baik jika kurang dari jumlah tersebut. Yang termasuk dalam daging merah tersebut yaitu daging dari mamalia termasuk
daging babi (karena banyak yang menyebutkan bahwa daging babi termasuk dalam “white meat”). Makin sedikit jumlah daging merah yang dikonsumsi akan lebih baik. Satu porsi makan daging merah yang dianjurkan yaitu 3 ons atau setara dengan sebuah kartu remi (Wohlford, 2016).

Batasi asupan daging merah menjadi 1-2x dalam seminggu, atau setara dengan 6 ons dalam seminggu. Namun jika memiliki penyakit jantung atau hiperkolesterolemia maka dianjurkan untuk menurunkan asupan daging merah menjadi 3 ons dalam seminggu (Cleveland Clinic, 2020).

Wanita yang mengonsumsi banyak daging memiliki potensi peningkatan risiko kanker payudara. Ini bisa dihubungkan dengan meningkatnya asupan lemak dan paparan bahan kimia yang terbentuk saat memasak daging dalam suhu tinggi serta kandungan hormon dalam daging tersebut. Beberapa studi tidak menemukan hubungan antara konsumsi daging merah atau jumlah total asupan daging dan risiko kanker payudara. Namun beberapa studi mengungkapkan bahwa wanita yang mengonsumsi banyak produk daging olahan seperti sosis dan daging asap, meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Beberapa studi mengungkapkan bahwa konsumsi daging merah yang banyak saat remaja dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebelum menopause. Studi juga menyebutkan bahwa konsumsi daging matang (well done) atau yang terlalu matang (overcooked meat) memiliki hubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara (Komen, 2022).

Konsumsi daging merah (tanpa proses pengolahan) berhubungan dengan
peningkatan risiko terkena kanker payudara sebesar 6%, sementara konsumsi daging olahan berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara sebesar 9% (Farvid et al., 2018). Konsumsi daging olahan (yang bukan merupakan produk dari daging merah), dapat meningkatkan risiko kanker payudara (Anderson et al., 2018).

Kesimpulan:
Asupan daging merah yang berlebihan pada masa dewasa muda dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Batasi asupan daging merah yaitu sebanyak 2 porsi dalam 1 minggu (per porsi 3 ons). Konsumsi daging olahan tidak dianjurkan karena meningkatkan risiko kanker payudara.